Rear Window, Salah Satu Yang Terbaik Dari Alfred Hitchcock

Sudah agak lama mengumpulkan film Alfred Hitchcock, tapi tak kunjung ditonton. Nah, ketika akhirnya memutuskan untuk mulai menontonnya, Rear Window menjadi pilihan pertama. Rear Window adalah karya Hitchcock di tahun 1954. Para penikmat dan kritikus film menyebut film ini sebagai salah satu film terbaik buatan Hitchcock. Rear Window mendapatkan empat nominasi Oscar dan berada di peringkat 42 pada daftar AFI's 100 Years...100 Movies. Pada 1997 Rear Window dimasukkan oleh The United States National Film Registry ke dalam The Library of Congress sebagai "culturally, historically, or aesthetically significant."
 


Rear Window berkisah tentang seorang fotografer, LB Jefferies (James Stewart) yang mengalami patah kaki dan harus istilahat panjang. Dalam kurun waktu 6 bulan pemulihan, Jeff hanya duduk di atas kursi roda. Dunianya tak jauh dari pemandangan di baik jendela apartemennya. Segala sesuatu baik-baik saja dan cenderung membosankan, terlebih Jeff adalah seorang pekerja lapangan. Hingga suatu hari ia mendengar suara jeritan dari bagian belakang apartemen. Jeff menduga telah terjadi peristiwa pembunuhan. Keingintahuannya terusik. Ia meminta teman detektifnya, Thomas Doyle (Wendell Corey) untuk mencari tahu dan mengumpulkan bukti.
 

Di masa itu, Jeff sedang bermasalah dengan kekasihnya, Lisa Fremont (Grace Kelly). Dapat dibilang mereka ini memang pasangan yang berseberangan. Jeff, sosok petualang yang bisa hidup seadanya, di mana saja. Sebaliknya, Lisa adalah seorang sosialita yang kehdiupannya selalu tertata dan cenderung mewah. Perbedaan ini menjadikan hubungan mereka tak juga menemukan titik temu untuk menuju masa depan. Bahkan merenggang pada waktu-waktu terakhir.

Alur film terbilang berjalan lambat. Di awal seolah menggambarkan dengan rinci tentang Jeff dan pencermatannya terhadap lingkungan apartemen dan relasinya dengan Lisa. Namun aku berusaha untuk bersabar dan menikmati detilnya. Dan detilnya memang menarik. Hitchcock menampilkan sosok-sosok lain yang terlibat dalam cerita pembunuhan di apartemen dengan menarik. Sederhana, sebagaimana film-film masa itu, tapi unik. Ada perawat Jeff, Stella (Thelma Ritter) yang tampil dengan gaya bicara ceplas-ceplos dan cukup menghibur. Ada Miss Torso, sang penari yang dikenal sebagai Ny. Lonelyhearts. Dan banyak peran lain yang kesemuanya mampu muncul pada porsinya. Sederhana dan alami, seolah menjadikan penonton adalah bagian dari mereka. Ketegangan demi ketegangan yang terjadi berikutnya pun seolah menyeret penonton berada di lokasi. Tampaknya ini memang salah satu keunikan dari karya-karya Hitchcock.
 


Lewat Rear Window, Hitchcock meraih nominasi Oscar untuk kelima kalinya sebagai Best Director. Sedangkan John Michael Hayes yang menjadi penulis naskah, mendapat nominasi Best Screenplay. Naskah Hayes sendiri dibuat berdasarkan cerpen tahun 1942 milik Cornell Woolrich yang bertajuk It Had to Be Murder.
 
 
Buat yang belum pernah nonton film ini, tontonlah. Ketegangannya berbeda dengan film-film zaman now. Tapi memang bukan semata ketegangan yang ditawarkan oleh Hitchcock, tapi bagaimana penonton dibawa untuk mendalami karakter masing-masing pelaku. Penonton seolah diajak untuk ikut bermain, ikut menduga-duga, ikut cemas. Konon Hitchcock memang dikenal dengan kepiawaiannya mengaduk emosi penonton, yang membuatnya dijuluki Master of Suspense. Selamat menonton...

 

 

No comments