Featured Slider

Berutang dengan Bijak

Perihal berutang ini sering memunculkan pro dan kontra. Baik berutang kepada pihak yang dikenal dekat seperti teman, kerabat, dan lingkungan tetangga maupun ke lembaga-lembaga keuangan. Tak sedikit yang kemudian terjebak dalam pinjaman online tak resmi, yang boro-boro menjadi solusi, sebaliknya malah mendatangkan petaka. Saya sendiri, secara pribadi, tidak mengharamkan berutang selagi untuk tujuan yang bermanfaat dan dari lembaga tepercaya. Pendek kata, berutanglah dengan bijak.

Berutang yang bijak itu seperti apa?



Berutang untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif

Kapan hari menemukan satu meme, Brad Pitt dengan pernyataan: “Kita membeli barang yang tak diperlukan, dengan uang yang kita tidak miliki, untuk mengesankan orang yang kita tak sukai.”



Ini hal yang sangat familiar kita temukan di sekitar kita. Betapa orang mencari benda konsumtif semata memenuhi hasrat yang sama sekali tak bermanfaat baik buat diri sendiri, apalagi untuk lingkungan sekitar.

Berutang untuk keperluan produktif misalnya jika untuk modal usaha, membeli kendaraan operasional, melakukan perbaikan tempat usaha, dll. Pada intinya kebutuhan produktif adalah kebutuhan yang prospektif dan menjanjikan keuntungan.

Memiliki penghasilan tetap

Selain itu berutang sebagai modal usaha yang mendatangkan keuntungan, berutang bisa dilakukan semata menunda pembayaran. Hal yang sering terjadi pada para pemilik kartu kredit adalah melakukan peminjaman sementara tak mendapatkan penghasilan tetap berkala. Akibatnya hutang pun bertumpuk, gali lubang-tutup lubang.

Memiliki penghasilan tetap adalah wajib buat yang akan berutang. Baik si utang akan dibayar secara dicicil maupun dibayar pada tenggat waktu tertentu.

Dapat mengalokasikan dana dengan tepat

Punya penghasilan tetap tapi alokasi dana tak cukup? Pikir ulang untuk berutang.

Para ahli keuangan menyebut angka 30%. Angka ini biasanya juga menjadi patokan perbankan. Artinya, total utang kita tak boleh lebih dari 30% penghasilan bulanan. Lembaga-lembaga keuangan mungkin akan tetap memberikan pinjaman meskipun data diri menunjukkan jumlah utang melebihi angka 30%. Tak sedikit calon pengutang menaikkan angka gaji demi bisa mendapatkan pinjaman. Coba tebak, siapa yang akan bermasalah jika tak sanggup membayar? Tentu saja sang pengutang. 

Jadi, tetap bijak dengan mengikuti pertimbangan 30% ini. 

Setidaknya tiga hal di atas dapat dijadikan pertimbangan awal sebelum berutang. Setelahnya, saat untuk menentukan akan berutang ke lembaga mana. Apakah ke lembaga perbankan konvensional, atau melalui situs/aplikasi pinjaman yang belakangan hari marak. Teknologi keuangan yang dikenal dengan financial technology atau FinTech memang memudahkan. Namun dibutuhkan kehati-hatian dalam memilih. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan FinTech:

1.Pastikan perusahaan fintech sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cek situs resmi OJK untuk memastikan legalitas perusahaan. 

2.Pahami segala hal terkait hak dan kewajiban, seperti syarat, ketentuan, dan risiko sebagai peminjam. 

Salah satu FinTech yang bisa dijadikan pertimbangan adalah Tunaiku. Pinjaman online Tunaiku berada di bawah naungan Amar Bank sebagai salah satu bank nasional yang sehat. Tunaiku sendiri sudah beroperasi sejak 2017 lalu dan melayani ribuan konsumen di tanah air. 

Beberapa hal yang memudahkan dari Tunaiku:

1.Tanpa jaminan

2.Suku bunga rendah

3.Tanpa perlu memiliki kartu kredit

4.Pinjaman mulai dari Rp 2 juta

5.Tenor pinjaman minimal 6 bulan dan maksimal 20 bulan

6.Proses berlangsung cepat

Sudah melewati pertimbangan-pertimbangan berutang dengan bijak? Sila langsung unduh Tunaiku dan mulai prosesnya. Selamat menjalani hari-hari yang produktif. Semoga sukses yaaa..


Angka Unik Mengawali September 2021

Apakah ada yang menyadari kalau angka di hari ini unik? Satu September tahun ini, jika ditulis dalam angka, tampak seperti jajaran tiga angka berurutan: 19-20-21. Punya maknakah angka ini buatmu?


Baca juga: Try to Remember, Lagu Pengantar September

Banyak orang meyakini, angka-angka yang unik memiliki arti khusus. Ada hal-hal bersifat magis yang seringkali dikaitkan dengan kemunculan angka-angka tersebut. Tentu saja lebih banyak lagi orang yang tak melihat ada sangkut maut angka unik dengan peristiwa yang sudah, sedang, dan akan berlangsung. Karena nyatanya memang tak ada bukti ilmiah terkait hal tersebut. Jika ada peristiwa penting yang tercatat pernah terjadi berbarengan dengan angka-angka unik tersebut, tak lain hanya sebagai peristiwa kebetulan semata. 

Kita mengenal Numerology, suatu cabang ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari hubungan antara nomor dengan beberapa kejadian. Numerology sudah ada sejak era pemujaan dewa-dewi oleh bangsa Yunani kuno. Setiap negara, kebudayaan, dan sejumlah pihak mengklaim, golongan merekalah yang mencetuskan sekaligus menggunakan Numerology untuk pertama kali. 

Baca juga: September Ceria, Penanda September dari Vina

Para Numerologist atau mereka yang mendalami Numerology berpatokan pada filosofi dan penjabaran Pythagoras. Mereka mempercayai keajaiban dan adanya unsur mistis di balik angka-angka, terutama angka-angka yang sama. Bahkan mereka mengembangkan ilmu tersebut dan memberikan arti kepada setiap nomor, pasca meninggalnya Pythagoras. Sebagai contoh, angka 1 memiliki arti kekuatan, determinasi, agresi, kepemimpinan, ambisi, dan ego. Sedangkan angka 2 artinya  harmonis, damai, imbang, emosi. Dan seterusnya. 

Sayangnya, hingga kini penggunaan Numerology memang belum dapat dibuktikan dengan pasti. Numerology lebih banyak dikaitkan dengan mitos, kepercayaan, tahayul, legenda, dan sejenisnya. 

Anda sendiri bagaimana? Termasuk yang melihat keunikan itu memiliki makna, atau B saja? 😀

Mencatatkan Peristiwa Sehari-hari di Jurnal Unik Hibrkraft

Berapa banyak peristiwa yang kita lewatkan karena kita luput mengingat? Ingatan yang terbatas, mau tak mau memang mengharuskan kita untuk menuliskannya. Tentu saja penulisan bisa menggunakan media apa pun. Di laptop, PC, gawai, atau kembali ke media penulisan yang seolah sudah menjadi milik masa lalu: jurnal.

Baca juga: Laki-laki dan Andil Pentingnya dalam Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender

Kapan terakhir kalian menulis, kawans? Barangkali, dan bisa jadi ketepatannya 97% kalau kubilang tulisan terakhirmu adalah di beranda media sosial. Ya kan? Bisa dimengerti, karena media sosial telah menjadi ajang katarsis para penggunanya. Terlebih untuk menyampaikan hal-hal yang sederhana dan mudah yakni ungkapan-ungkapan ekspresif. Meski tak sedikit kita jumpai tulisan bernas dan sistematis di media sosial. Tapi tak banyak jika dibandingkan dengan jumlah pengguna media sosial secara keseluruhan.

Sistematis! Nah itulah satu manfaat membiasakan diri menulis. 

Menulis membantu kita berpikir sistematis

Saat membuat pernyataan secara lisan, seringkali ada hal-hal yang terlewat. Berbeda halnya dengan menulis. Ketika menulis, sistematika dapat kita siapkan dengan baik. Penulisan juga memungkinkan melakukan pengeditan yang menjadikan catatan kita lebih tertib. 

Menuangkan ekspresi

Seperti kutulis di atas, tulisan ekspresif sering kita buat secara acak di aneka platform media sosial. Apa yang ingin kita ekpresikan dalam bentuk tulisan dapat kita buat dengan lebih sistematis. Dengan begitu, hal-hal yang ingin kita ekspresikan tetap bisa terwujud dan malah lebih baik karena dituliskan secara sistematis.


Meningkatkan kemampuan berbahasa

Dengan sistematika yang sudah kita siapkan, berikutnya kita akan memilih dan memilah kosa kata yang kita gunakan. Tentu saja kita tak asal tulis, karena kita menulis dengan perencanaan akan ditujukan kepada siapa. Pilihan kata untuk anak, remaja, dewasa akan berbeda. Selain segmen usia, segmen ekonomi dan gender juga turut jadi pertimbangan. Kita dipacu untuk mengembangkan kemampuan dalam memilih kosa kata dan menjadikannya kalimat-kalimat yang tepat.


Memicu kreativitas

Kok bisa? Ya tentu saja. Untuk menulis, kita akan dipacu untuk mencari ide-ide baru. Benak kita tak akan bisa diam, melainkan terus mencari ide baru untuk dituliskan. Maka, dengan kebiasaan menulis yang terus diasah, kreativitas pun ikut berkembang. 

Baca juga: Sugeng Tindak, Pak Jakob


Menulis untuk mengekalkan ingatan 

Menulis adalah untuk mengekalkan ingatan. Demikianlah selalu kukatakan. Setidaknya kepada diri sendiri, sebagai bagian dari terapi atas ingatan yang sering melemah. Menjadi poin positif tersendiri ketika 'menulis' di sini betul-betul mekanistis, menulis menggunakan alat tulis dan jemari yang menari. Menulis dengan pena pada lembaran-lembaran kertas.

Aku termasuk orang yang tak mudah menuangkan hal-hal personal ke dalam tulisan. Tulisan-tulisan yang kubuat lebih sebagai bagian dari pekerjaan. Bukan sekali dua kali mencoba membuat jadwal penulisan, menyiapkan jurnal khusus untuk mencatat keseharian, membawa ke mana saja minibook untuk mencatatkan ide, tapi terhenti di tengah jalan. Nyaris selalu begitu. 

Jadi, aku menulis atau tidak? Aku menulis. Tapi kupikir belum seperti yang semestinya bisa kulakukan dengan lebih baik dalam menulis. 

Baca juga: Hari Buku Nasional dan Upaya Kembali Membaca

Mari kita memulai lagi, untuk sesuatu yang baik ini dengan menuliskan pada lembaran-lembaran cakep jurnal yang dikeluarkan oleh Hibrkraft.

Ada yang belum kenal Hibrkraft? 

Berkenalan dengan Hibrkraft

Hibrkraft ini adalah produsen sekaligus brand produk merchandise yang berlokasi di Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sebagai sebuah UMKM, Hibrkraft telah bertahan dan berkembang sejak berdirinya tahun 2013. Garapan utamanya adalah jurnal atau agenda dengan cover kulit dan kain tenun. Selain itu Hibrkraft terus mengembangkan kreasi seperti gantungan kunci, pouch, totebag, dan lainnya, baik untuk kebutuhan personal maupun branding dari pemesan. Produk-produk Hibrkraft telah beredar ke berbagai negara seperti Jerman, Belanda, Kanada, Australia, dan Uni Emirat Arab. Lebih detail tentang  produk unik ini, sila cek di website resminya Hibrkraft 


Dandan Anti Ribet dengan Scarlett Serum



Memiliki kulit yang jernih menjadi dambaan setiap orang. Jernih ya, bukan putih. Warna kulit bisa jadi bawaan genetik, namun tingkat kejernihan kulit seringkali bergantung pada seperti apa kita merawatnya. Nah, serum memberikan manfaat tersebut. Merawat dan menjaga kulit kembali jernih. Seperti rangkaian perawatan wajah yang ditawarkan Skincare Scarlett, Scarlett Brightly Ever After Serum dan Whitening Facial Wash.

Kita sudah tak asing-lah ya dengan Skincare Scarlett by Felicya Angelista. Karena produk ini sedang naik daun di tanah air. Ada beberapa pilihan yang ditawarkan Scarlett. Karena kebutuhanku untuk menipiskan pigmen hitam di kulit wajah, pilihannya ya Brightly Ever After Serum yang berpasangan dengan Whitening Facial Wash untuk mendapatkan hasil optimal.

Baca juga: Hari Buku Nasional 2021 

Scarlett Brightly Ever After Serum 

Serum menjadi dasar perawatan kulit. Penggunaan serum yang tepat, lalu bekerja dengan baik di kulit, tak perlu terlalu repot dengan finishing-nya. Kita bisa mengaplikasikan produk-produk lain untuk melengkapi. Bebas. 

Ngomong-ngomong, serum itu apa sih? Serum merupakan cairan yang terdiri dari kandungan aktif, dengan kekentalan sedang. Kandungan aktif serum Scarlett adalah whitening yang aman bagi kulit. Persisnya, Brightly Ever After Serum merupakan kombinasi anti oksidan, glutathione, dan Vitamin C yang menjadikan kulit lebih cerah. Penggunaannya pun tak perlu boros. Serum Scarlett dalam warna pink muda itu cukup kuaplikasikan satu tetes di dahi, dua tetes di masing-masing pipi, satu di hidung, satu di dagu, dan dua di leher. Cairannya yang tak terlalu pekat dan sebaliknya tidak terlalu encer menjadikan serum Scarlett ini pas dan nyaman terserap kulit.

Serum sudah terserap sempurna? Tinggal melengkapi dengan kosmetik lain yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan. 

Oiya, penggunaan serum tentunya setelah kulit bersih ya. Sebelum mengaplikasikan serum ke permukaan kulit, bersihkan wajah dengan facial wash

Baca juga: Pola Hidup Sehat Cegah Diabetes dan Virus Corona

Scarlett Whitening Facial Wash

Seperti halnya serumnya, Scarlett Whitening Facial Wash terbuat dari bahan yang aman untuk kulit. Kandungan glutathione bermanfaatkan mencerahkan warna kulit. Vitamin E membantu mengecilkan pori, mengurangi kerutan, dan meratakan warna kulit yang tak senada. Tambahan lainnya seperti aloe vera dan rose petal melengkapi manfaat krim pencuci wajah ini. Ah ya, produk pencuci wajah Scarlett ini SLS free. SLS atau sodium laureth sulfate biasanya digunakan untuk berbagai produk higienis seperti shampo, deterjen, dan sabun, termasuk sabun wajah. SLS berperan memberikan busa yang melimpah. Tanpa SLS memang membuat Scarlett Whitening Facial Wash tak terlalu berbusa. Hal yang mungkin terasa agak berbeda bagi yang terbiasa menggunakan sabun dengan busa melimpah. Tapi bukankah yang terpenting adalah manfaatnya?

Nah, tak sulit sebetulnya kan menjaga kecantikan kulit kita? Tentu saja perawatan kulit bukan hal yang instan, sekali selesai. Dibutuhkan keajegan dan keteraturan. Ini kan yang sulit? Eh ini masalahku sih sebetulnya haha! Tapi mari berkomitmen saja. Tubuh kita, milik kita. Kitalah yang paling punya kewenangan dan bertanggung jawab untuk merawat serta menjaga. Dan Skincare Scarlett membantu mempermudah dengan produknya yang bermanfaat.

Baca juga: Sehat Bersama VCO

Skincare Scarlett dapat dengan mudah ditemukan di toko kosmetik, offline maupun online. Scarlett Whitening Facial Wash, 100 ml, dibandrol dengan harga Rp53 ribu. Sedangkan Scarlett Whitening Brightly Ever After, Rp59 ribu.

Yuk, kita rawat wajah kita dengan baik. Karena, kalau bukan kita, siapa lagi? 











KOPROCK Luncurkan 7 Gerobak Kopi di Bandung

Keledjatan Jang Meledjit. Kalimat itu menjadi semacam jargon KOPROCK, bisnis kopi gerobak yang dimotori dua personel Seurieus Band, Candil dan Dinar. Ledjat atau lezat karena memang menggunakan kopi murni arabika. Meledjit atau melejit, karena diharapkan kenikmatan kopi ala Koprock bisa dinikmati oleh semua kalangan penikmat kopi di mana pun. Sesuai dengan harapan itu, Koprock serentak meluncurkan gerobak kopi di sejumlah titik di Bandung.

Seremoni peluncuran gerobak di Kopilatory, Jl. Cihampelas, Bandung
                          

Beberapa hari ini luar biasa bergegas melakukan banyak hal. Termasuk sebagai bagian dari tim support Koprock. Hingga akhirnya, Jumat dan Sabtu (11-12 Juni 2021) kemarin berhasil meluncurkan 7 gerobak Koprock di tujuh titik di Kota/Kabupaten Bandung. Sebelumnya, satu gerobak telah beroperasi terlebih dahulu di Pesona Hijau Residence, Ujung Berung. 

Baca juga: KOPROCK, Berbisnis Kopi di Tengah Pandemi

Gerobak di pelataran Indomaret, Jl. Jalaprang, Bandung

Candil dan Dinar, yang menjadi brand owner sekaligus ambassador Koprock, hadir di setiap lokasi untuk memberikan semangat kepada para operator. Sesuai misi dan visi Koprock, dua mantan personel band Seurieus tersebut mengajak para operator untuk optimis terus berusaha di tengah masa pandemi ini demi mencari berkah.

“Kami berharap, gerobak Koprock ini dapat menjadi solusi bagi mereka yang harus menafkahi keluarga. Juga mereka yang ingin memiliki usaha sendiri,” ungkap Dinar Hidayat. 

Tentu saja sambil nyanyi-nyanyi dong.. Gerobak di Babakan Sari, Kiaracondong.
 
Baca juga: Kopilatory, Kedai Kopi Bernuansa Laboratorium

Gerobak Koprock hadir di 6 titik di Kota Bandung, yakni di pelataran Kopilatory, Jl. Cihampelas 124, di pelataran Indomaret, Jl. Jalaprang, di Jl. Babakan Sari, Kiaracondong, di Komplek Ruko Mekar Wangi, persisnya di antara BCA dan Alfamart, di Cafe Seduce, Jl. Kancra, serta di kawasan Cijagra. Untuk kawasan Cijagra, operator bertugas secara mobile alias berkeliling di seputaran Cijagra, Suryalaya, Pasirluyu, Buah Batu, dan sekitarnya. Gerobak ketujuh beroperasi di Cafe Cepood, Jl. Pameuntasan, Soreang, Kabupaten Bandung. Di Garut, gerobak KOPROCK beroperasi di Jl. Patriot No. 10-11, Garut, yang akan resmi dibuka pada akhir Juni ini. 

Selfie dulu aaahhh..
                                                                        

Gerobak masih menyajikan dua menu utama, kopi tubruk gula aren, Blackmore, dan es kopi susu gula aren, Brownstone. Meski keduanya menggunakan 100% kopi arabika, namun harga jual dipatok Rp10.000 saja. Selain kopi, tersedia pula dua minuman lain, Koprock Greentea Latte dan Koprock Thai Tea, dengan harga yang sama. 

Baca juga: Film Mafia yang Cocok untuk Teman Ngopi

Peluncuran produk di tengah masa pandemi menjadi tantangan tersendiri. Terlebih dengan angka kasus yang terus mengalami peningkatan di sejumlah wilayah di Kota Bandung. Tim Koprock menggelar acara tersebut dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan jika diperlukan. Mengantisipasi terjadinya antrian, durasi kunjungan di tiap lokasi dibatasi. Candil dan Dinar hanya berbincang sebentar dengan operator dan pelanggan yang hadir, serta menghibur mereka dengan lagu-lagu yang pernah berjaya dan Mars Koprock.

Gerobak kopi di Mekar Wangi, Jl. Moh. Toha, Bandung
                                                

“Kita semua ingin usaha ini berjalan baik ya. Jadi tetap harus patuhi protokol kesehatan agar tubuh tetap sehat dan usaha lancar,” ujar Candil. 

Setelah peluncuran 7 gerobak secara serentak, tim Koprock sudah menyiapkan kembali peluncuran gerobak tahap berikutnya.

 Jack Meong di Cafe Seduce, Jl. Kancra, Bandung